Senin, 27 Desember 2004

Ketika alam menunjukkan keperkasaannya


serentetan musibah dan bencana silih berganti mendera..
ketika belum kering air mata...
ketika duka di hati belum reda...
tiba-tiba datang musibah dan bencana
dengan dahsyat menimpa...
.... cukup sudah rasanya
walaupun itu belum seberapa
dibanding keperkasaan sebenarnya..


apakah semua ini ini
kutukan akibat pengingkaran?
hukuman terhadap kesalahan?
peringatan terhadap penyimpangan?
ujian untuk mencapai kemuliaan
atau tidak ada arti apa-apa..





tapi bagaimanapun..
bencana demi bencana telah terjadi,
musibah dan musibah silih berganti,
tak bisa dihindari meski tidak satupun yang menghendaki
karenanya, hendaklah bisa jadi bahan penyadaran
terhadap nilai yang telah terlupakan,
bahwa manusia punya banyak kelemahan dan keterbatasan,
juga menumbuhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan,
menyadarkan kembali terhadap arti tolong menolong dan sayang-
menyayang,

Tidak ada komentar: